Mengenal Alat Kejut Jantung (Defibrillator) Dan Jenisnya

Mungkin anda pernah melihat satu adegan di layar elevisi rumah anda, tentang kondisi pasien atau korban yang tidak sadarkan diri kemudian sebuah alat ditempelkan di dadanya lalu korban terhentak dan kemudian kembali siuman.

Tahukah anda apa yang digunakan oleh tenaga medis tersebut ? Sekilas, alat tersebut seperti setrika dengan ukuran yang lebih kecil. Jumlahnya dua kemudian ditempelkan ke dada pasien sebelum akhirnya pasien terhentak. Itu adalah Defibrillator atau alat kejut jantung. Yaitu sebuah alat yang digunakan untuk menolong pasien serangan jantung.

alat defibrillator

Dalam kondisi tersebut, jantung pasein sedang mengalami apa yang sering disebut dengan istilah Fibrilasi Ventrikel, yaitu satu kondisi jantung dimana bilik ventrikel tidak dapat bekerja memompa darah karena getarannya sangat acak.

Hal ini disebabkan karena kelistrikan jantung yang tidak normal. Defibrillator bekerja dengan memberikan sengatan listrik untuk mengejutkan titik ventrikel agar getaran acak yang sedang berlangsung terhentak dan kemudian jantung akan memulai getarannya secara normal.

Bagian – Bagian Defibrillator

Yang anda lihat dengan bentuk mirip setrika adalah salah satu bagian dari defibrillator. Umumnya defibrillator memiliki beberapa bagian. Main unit (mesin defibrillator), Elektroda Padle, Kabel ECG (Jenis defibrillator tertentu). Elektroda Pad itu yang kita lihat tampak seperti setrika dan yang ditempelkan pada dada pasien.

Jenis Defibrillator

Dipasaran kita mengenal ada dua macam jenis defibrillator. Pertama yaitu defibrillator manual dan yang lainnya defibrillator otomatis (AED). Keudua jenis defibrillator tersebut memiliki fungsi yang sama namun penggunaanya sedikit berbeda. Defibrillator Manual memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan dengan defibrillator otomatis (AED), namun demikian AED lebih sering digunakan karena tersedia di berbagai tempat umum seperti di bandara, stadion, hotel dan di berbagai tempat lainnya.

Harga Defibrillator

Kalau kita lihat memang sepele, karena alat ini sekedar berfungsi untuk memberikan sengatan listrik. Namun jangan dikira harganya murah, menurut data yang saya dapat dari salah satu toko yang jual defibrillator, untuk satu unit AED itu berkisar antara 35 juta hingga diatas 50 juta rupiah. Sedangkan untuk jenis defibrillator manual, harganya mencapai ratusan juta rupiah.

Leave a Reply